Saat ini, teknologi digital diterapkan hampir disetiap bagian industri. Bisnis konvensional bertahan dengan tertatih-tatih karena gagal memenuhi permintaan pelanggan. Teknologi berubah dengan cepat dan bisnis yang memilih untuk tetap ‘konvensional’ akan kalah bersaing dengan mereka yang menerapkan transformasi digital, seperti contohnya penggunaan website dalam bisnis. Penggunaan website dianggap senjadi solusi untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi atau berbagi informasi. Namun dalam pemanfaatan website ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, salah satunya sistem keamanan website. Jika tingkat keamanan website rendah, website beresiko mudah diretas oleh pihak yang tidak bertaggung jawab. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, dibutuhkan sebuah komponen yang dapat menjaga website dari cybercrime, komponen tersebut disebut dengan Web Application Firewall atau WAF. Selain memberikan jaminan perlindungan dari cybercrime, teknologi WAF ini juga dapat menyeimbangkan performa website.

Seperti contoh kasus cybercrime yang heboh belakangan ini yaitu seorang peretas bernama Bjorka, melalui akun Twitter @bjorkanism, ia menunjukan beberapa aksinya dalam membobol data. Bjorka telah membocorkan data sejumlah pejabat negara. Diantaranya; Menkominfo Johny G Plate, Ketua DPR Puan Maharani, Menteri BUMN Erick Thohir, hingga Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan termasuk rangkaian surat rahasia yang ditujukan untuk Presiden Joko Widodo.

Melihat kasus Bjorka di atas, dapat kita bayangkan keamanan sebuah website merupakan faktor yang sangat penting dalam mengamankan data-data perusahaan.  Lalu apa itu pengertian Web Application Firewall dan apa saja manfaatnya?

Pengertian Web Application Firewall (WAF)

WAF adalah alat untuk mendeteksi, memonitor, memfilter dan memblokir data yang berasal dari client ke sebuat website atau aplikasi web. WAF bekerja dengan cara melakukan riset dan menganalisa pola dengan tujuan untuk menerapkan kebijakan keamanan tingkat lanjut. Dengan memeriksa traffic web, WAF dapat mencegah adanya serangan yang mengeksploitasi kerentanan aplikasi web, seperti injeksi SQL, cross-site scripting (CSS), penyertaan file (file inclusion), dan konfigurasi sistem yang tidak tepat.

WAF biasanya memiliki basis jaringan, host, atau cloud untuk dapat digunakan lewat proxy terbalik di depan sebuah situs web. Nantinya, WAF akan memeriksa setiap data untuk menganalisis logika aplikasi web layer 7 dan menyaring traffic yang berpotensi mengancam keamanan website atau aplikasi.

WAF yang merupakan bentuk perlindungan protocol layer 7 tidak diciptakan untuk melindungi dari segala jenis cybercrime. Namun, WAF dapat mendeteksi dan mencegah kelemahan keamanan web, yang tidak dapat dilakukan oleh firewall tradisional, sistem Intrusion Detection Systems (IDS), ataupun Intrusion Prevention System (IPS).

Cara Kerja Web Application Firewall (WAF)

WAF akan menganalisa permintaan sumber traffic Hipertext Transfer Protocol (HTTP), lalu mengaplikasikan seperangkat peraturan yang telah ditentukan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bagian HTTP mana yang memenuhi ketentuan atau dicurigai.

Bagian utama HTTP yang dianalisis oleh WAF adalah permintaan GET dan POST. Permintaan GET digunakan untuk menerima data dari server, sedangkan POST merupakan permintaan yang digunakan untuk mengirim data ke server.

Ada tiga cara WAF dalam menganalisis traffic pada web, yaitu whitelisting, blacklisting, dan hybrid security.

  • Whitelisting

Whitelisting berarti WAF akan menolak seluruh permintaan akses secara default. Izin akses hanya diberikan kepada permintaan-permintaan yang terdaftar dan dipercaya. Metode whitelisting harus dilakukan dengan hati-hati, karena whitelisting memiliki kekurangan yaitu bila terdapat kesalahan dalam pemberian izin maka dapat menyebabkan pemblokiran traffic yang tidak disengaja.

  • Blacklisting

Pada metode blacklisting, WAF akan melepaskan data secara default dengan menggunakan preset tertentu untuk memblokir traffic berbahaya dari situs web maupun aplikasi. Blacklisting sangat sesuai bila digunakan untuk situs web yang bersifat publik, sebab banyak mendapatkan traffic alamat IP yang tidak dikenal.

  • Hybrid Security

Cara kerja Web Application Firewall yang  ketiga adalah dengan hybrid security, yaitu gabungan antara whitelisting dan blacklisting. Di mana nantinya WAF dapat menentukan IP address mana yang dapat dipercaya dan yang mencurigakan untuk dilakukan blacklist.

Manfaat Web Application Firewall (WAF)

Berikut sejumlah manfaat dari WAF yang perlu diingat.

  • WAF dapat mencegah serangan cross-site scripting (XSS) atau pembobolan situs yang memungkinkan penyerang untuk melakukan sejumlah aktivitas yang mengancam seperti, memasukkan script berbahaya.
  • WAF dapat mencegah web session hijacking, yang dilakukan penyerang dengan menyamar sebagai pengguna yang memiliki otoritas akses untuk membajak session ID yang tersimpan dalam Uniform Resources Locator (URL) dan cookie.
  • WAF dapat mencegah serangan Distributed-Denial-of-Service (DDOS) yang biasa dilakukan penyerang untuk membebani server dan infrastrukturnya dengan serangan trafik. Sehingga server menjadi lambat dalam mengelola informasi yang akhirnya tidak dapat memproses permintaan akses dari pengguna yang sah.
  • WAF dapat mencegah serangan SQL injection (SQi) yang mengakibatkan penyerang dapat membuat dan merubah izin pengguna, hingga mengutak-atik data perusahaan yang sensitif.
  • WAF dapat mencegah malicious software (malware), atau kegiatan yang biasa dilakukan penyerang untuk mengeksploitasi dan merusak jaringan, server, hingga perangkat.

Eranyacloud sebagai penyedia full service cloud provider di Indonesia menyediakan layanan Web Application Firewall (WAF) yang merupakan sebuah komponen penting sebagai keamanan dalam website Anda untuk melindungi dari serangan cyber dan untuk memenuhi kebutuhan IT perusahaan. Selain itu layanan kami telah bersertifikasi ISO 9001 dan ISO 27001. Layanan kami memiliki Service Level Agreement (SLA) 99.9% dengan support 24×7. Hubungi kami (disini) jika Anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai Web Application Firewall dari Eranyacloud atau hubungi kami lewat Whatsapp (disini)