Kecanggihan teknologi komputer selalu berubah dari waktu kewaktu, berbagai macam inovasi diciptakan untuk memudahkan aktifitas. Inovasi pun mucul mengenai komputasi awan atau cloud computing. Cloud computing merupakan sebuah kombinasi antara teknologi komputer (computing) dan jaringan internet (cloud). Melalui teknologi ini pengguna dapat menyimpan bukan hanya data dan aplikasi namun seluruh pekerjaanya dalam sebuah server yang dapat di akses kapanpun dan dimanapun dengan hanya membutuhkan koneksi internet. lalu bagaimana sejarah cloud computing tercipta?

Sejarah Teknologi Cloud Computing.

Pada tahun 1960, JCR Licklider membuat sebuah teknologi Bernama “Intergalactic Computer Network” sebuah inovasi yang diciptakan karena Licklider ingin membuat semua orang di dunia menjadi terhubung satu sama lain. Berawal dari gagasan Licklider itu, John McCarthy seorang pakar komputasi dari Massachusetts Institude of Technology (MIT) terinspirasi untuk membuat sebuah teknologi yang menyempurnakan Intergalactic Computer Network dan disitulah awal mula terciptanya komputasi awan.

John meramalkan di masa yang akan mendatang, konsep komputer akan menjadi sebuah kebutuhan layaknya kebutuhan akan listrik dan telepon. Pada tahun 1990 perusahaan telekomunikasi menawarkan VPN layanan jaringan pribadi dengan kualitas lebih baik dan biaya yang lebih rendah. Mereka menggunakan badwidth jaringan serta simbol awan sebagai tanda titik demarkasi antara provider dan pengguna. Hal ini bertujuan untuk menyeimbangkan dalam penggunaan server. Komputasi awan pada dasarnya berfungsi memperluas batas untuk menutup server dan infrastruktur jaringan.

Larry Ellison, di tahun 1995 memunculkan sebuah ide tentang Network Computing, Ellison menginginkan sebuah teknologi yang memudahkan penggunnya dalam mengakses software dari sebuah  network. Dengan kata lain para pengguna tidak perlu menginstall banyak software dalam sebuah PC tapi bisa di akses dari satu sumber. Namun karena kualitas jaringan komputer yang belum memadai, inovasi yang dibuat Ellison pun harus tertunda.

Dengan sistem yang lebih independen, cloud computing sendiri pada saat itu hanya membutuhkan jaringan internet yang stabil  dan menuju alamat situs untuk menjalankan program yang di butuhkan. Lalu pada tahun 1999 muncul layanan dalam bentuk Software as a Services (SaaS) dan kemudian di tahun yang sama lahir konsep ASP (Application Services Provider) yang di tandai dengan munculnya perusahaan pusat pengolahan data.

Marc Beinoff  di tahun 2000 meluncurkan provider bernama Customer Relationship Management (CRM) dan menjadi penggagas utama aplikasi perusahaan yang dioperasikan melalui internet.

Hingga pada tahun 2005, akhirnya terciptalah teknologi cloud computing sistem yang memungkinkan pengguna untuk menyewa server agar dapat menjalankan aplikasi komputer mereka.

Sebagai penyedia layanan cloud lokal, Eranyacloud juga menyediakan berbagai layanan cloud computing seperti: Infrastructure as a Service (IaaS), Backup as a Service (BaaS), Disaster Recovery, Managed Services, dan Object Storage yang dapat memenuhi kebutuhan pengguna. Jika Anda membutuhkan layanan cloud computing dan produk lainnya, Eranyacloud bisa memberikan Anda solusinya. Eranyacloud sendiri telah telah bersetifikasi ISO 27001 dan ISO 9001 sebagai betuk komitmen kami untuk menjaga keamanan data pelanggan. Hubungi kami (klik di sini) untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan cloud yang ditawarkan oleh Eranyacloud atau (Klik di sini).