Menurut data yang dihimpun oleh Badan Siber dan Sandi Negara terdapat 1,6 Milyar kasus serangan siber sepanjang tahun 2021. Tentunya serangan ini dapat mengancam keamanan data bisnis Anda. Bukan hanya itu, faktor lain seperti bencana alam, human error, dan hal-hal tak terduga lainnya juga masih mengintai keberadaan data bisnis Anda. Untuk itu, Anda membutuhkan strategi yang tepat untuk melindungi bisnis Anda dari kehilangan data, salah satunya dengan meggunakan strategi backup 3-2-1.
Strategi backup 3-2-1 merupakan praktik terbaik yang direkomendasikan oleh para profesional IT dan bahkan beberapa biro keamanan data nasional. Bagaimanapun, ini adalah langkah preventif untuk mengamankan data agar dapat terhindar dari kehilangan data. Lalu, apa sebenarnya Strategi Backup 3-2-1 itu? Mari kita lihat lebih dekat.
Simpan setidaknya 3 salinan data Anda
Prinsip utama dari strategi backup 3-2-1 adalah menyimpan setidaknya 3 salinan data, termasuk salinan asli dan setidaknya ada data cadangan di lokasi yang berbeda. Dalam praktiknya, resiko kehilangan data yang disimpan di banyak tempat lebih kecil, dari pada kehilangan data yang disimpan hanya di satu tempat.
Simpan data cadagan di 2 temat yang berbeda
Meskipun Anda telah membuat 3 salinan data penting, akan lebih beresiko jika Anda meletakkannya di satu tempat saja. Jika salah satu data rusak, semua data yang disimpan pun dapat beresiko rusak. Oleh karena itu, disarankan untuk Anda menyimpan dua cadangan data pada 2 jenis penyimpanan yang berbeda, seperti HDD/SSD eksternal, drive portabel, SD card, dan CD/DVD. Tindakan ini juga dapat mengurangi risiko kehilangan data. Jadi jika salah satu perangkat penyimpanan tersebut rusak, cadangan di perangkat lain akan siap untuk dipulihkan. Lalu, apa yang dimaksud dengan “1”?
Simpan 1 salinan data offsite
Secara harfiah, offsite berarti diluar lokasi. Dengan kata lain Anda dapat menyimpan 1 cadangan yang disimpan di tempat lain (cloud). Dengan cloud, Anda dapat terhindar dari resiko-resiko kerusakan penyimpanan data akhibat bencana alam kebakaran, banjir, atau human error. Dari segi keamanan, cloud memiliki sistem keamanan yang lebih ketat dalam mengamankan data. Maka dari itu sangat disarankan bagi sebuah perusahaan untuk mencadangkan penyimpanan data-data perusahan pada cloud, selain karena harganya yang lebih terangkau, layanan yang diberikan oleh cloud juga dapat membantu produktivitas perusahaan.
Dalam memilih cloud service provider, penting bagi Anda untuk memilih layanan cloud yang tepat bagi bisnis anda. Eranyacloud merupakan lokal cloud provider yang memiliki 2 lokasi data center di Indonesia dengan level Tier 3 dan Tier 4. Selain itu kami juga menawarkan support 24×7 dengan SLA 99.9%. Menjaga keamanan data anda merupakan prioritas dan komitmen kami, selain itu kami juga telah dilengkapi dengan sertifikat ISO 9001 dan ISO 27001. Hubungi kami (klik di sini) untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan cloud yang ditawarkan oleh Eranyacloud atau (Klik di sini).


